Membawa bayi pulang ke rumah itu rasanya seperti angin puting beliung. Jadwal menyusui, ganti popok, berusaha mengingat kapan terakhir kali mandi dengan tenang. Lalu ada yang bilang: «Bayi harus mulai tummy time ya!» dan rasanya ini cuma satu tugas lagi di daftar yang sudah penuh.
Tarik napas pelan. Tummy time tidak harus ribet atau bikin stres. Kegiatan ini malah bisa jadi salah satu momen ternyaman dalam hari Anda.
Panduan ini akan menjelaskan apa itu tummy time, mengapa penting, kapan mulai tummy time bayi, berapa lama tummy time, dan bagaimana supaya tummy time menyenangkan, bahkan kalau awalnya bayi Anda terlihat tidak suka.
Secara sederhana, tummy time adalah waktu saat bayi tengkurap dalam kondisi terjaga dan diawasi orang dewasa.
Hanya itu.
Tidak perlu matras mahal. Tidak wajib mainan yang canggih.
Kalau bayi baru lahir tengkurap di dada Anda saat Anda bersandar di sofa dan ia terjaga, itu sudah tummy time untuk bayi baru lahir. Kalau ia tengkurap di selimut di lantai dan Anda mengawasi dari dekat, itu juga termasuk.
Hal pentingnya:
Tummy time berbeda dengan posisi tidur. Di Indonesia, dokter anak dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan bayi tidur telentang untuk menurunkan risiko sudden infant death syndrome (SIDS). Jadi: saat tidur telentang, saat bermain boleh tengkurap.
Banyak orang sudah sering dengar istilah tummy time bayi tapi tidak benar-benar paham apa manfaat tummy time. Mari dibahas dengan bahasa sehari-hari.
Saat bayi berada dalam posisi tengkurap, ia akan berusaha mengangkat dan memutar kepala. Gerakan sederhana ini melatih banyak otot:
Otot-otot inilah yang nanti dibutuhkan bayi untuk:
Jadi tummy time seperti olahraga lembut untuk bayi. Inilah salah satu manfaat tummy time untuk bayi yang paling besar: menjadi dasar untuk semua tonggak perkembangan motorik kasarnya.
Bayi menghabiskan banyak waktu dengan posisi telentang: saat tidur, di car seat, di stroller, di bouncer. Tekanan terus menerus di satu titik dapat membuat bagian belakang atau samping kepala jadi agak datar, yang dikenal sebagai posisi kepala datar atau plagiocephaly.
Tummy time mengubah titik tekanan di kepala bayi. Dengan memberi waktu bayi tidak bertumpu pada belakang kepala, Anda membantu tummy time mencegah kepala datar dan mendukung pencegahan plagiocephaly dengan cara yang sangat sederhana dan bisa dilakukan setiap hari.
Dokter anak dan fisioterapis anak di Indonesia juga sering menyarankan tummy time secara teratur sebagai salah satu langkah penting menjaga bentuk kepala bayi tetap bagus.
Saat tummy time, bayi mulai:
Semua ini membantu:
Tummy time juga memberi sudut pandang baru untuk bayi. Tidak terus-terusan telentang menatap langit-langit, tapi bisa melihat wajah Anda dari sisi berbeda, memperhatikan mainan di depan, dan merasakan tekstur alas di bawahnya. Hal-hal kecil ini tampak sepele, tapi sangat berarti untuk perkembangan bayi.
Waktu tengkurap bayi bisa dimulai sejak beberapa hari pertama di rumah, setelah kondisi ibu dan bayi cukup stabil.
Kedengarannya sangat dini, tapi di awal, tummy time untuk bayi baru lahir sangat lembut. Lebih mirip sesi pelukan, bukan latihan push up.
Minggu pertama sampai kedua, tummy time di dada ibu atau ayah biasanya paling mudah:
Ini tetap tummy time di dada ibu yang sah. Di awal, bayi mungkin belum banyak mengangkat kepala. Bisa jadi hanya diam, tidur-tiduran, atau mengendus-endus. Itu sudah sangat baik.
Seiring hari berlalu dan rasa percaya diri Anda bertambah, Anda bisa mulai mencoba beberapa detik tummy time di permukaan datar dan aman seperti playmat atau selimut di lantai, selalu dengan Anda tepat di sebelahnya.
Kalau Anda bertanya-tanya tummy time usia berapa sebaiknya mulai, jawaban singkatnya: begitu Anda merasa siap dalam beberapa hari atau minggu pertama. Targetnya sedikit tapi sering.
Pertanyaan yang sering muncul:
Berikut panduan praktis yang bisa Anda sesuaikan dengan kondisi bayi Anda.
Kalau bayi baru kuat 30 detik, tidak apa-apa. Dari situ pelan-pelan ditambah. Intinya latihan-latihan singkat yang diulang.
Banyak bayi bisa mencapai total sekitar 15 sampai 20 menit tummy time per hari. Tidak harus sekaligus. Bahkan sebaiknya jangan sekaligus.
Bayangkan dibagi menjadi beberapa bagian kecil:
Seiring bayi makin kuat dan terbiasa, Anda bisa secara bertahap menambah durasi tiap sesi.
Selalu perhatikan respons bayi. Kalau sudah menangis kencang dan jelas tidak nyaman, segera gendong. Kenyamanan dan rasa aman nomor satu. Latihan bisa diulang lagi nanti saat suasananya lebih enak.
Banyak orang tua membayangkan tummy time sebagai bayi kecil yang ditengkurapkan begitu saja di matras dan terlihat tidak bahagia. Pantas saja terdengar menegangkan.
Berikut beberapa cara tummy time dan tummy time tips untuk orang tua agar lebih fleksibel dan lembut.
Ini biasanya langkah awal yang paling mudah, terutama sebagai tummy time untuk bayi baru lahir:
Tubuh Anda hangat, suara jantungnya familiar, dan wajah Anda ada tepat di hadapannya. Sebagian besar bayi merasa sangat nyaman di posisi ini.
Pilihan simpel lainnya:
Cara ini praktis untuk sesi singkat, misalnya setelah ganti popok atau sebelum memasukkan bayi ke gendongan.
Saat Anda sudah siap mencoba di lantai:
Handuk yang digulung memberi sedikit penopang di dada, sehingga mengangkat kepala dan melihat sekeliling jadi lebih mudah.
Anda juga bisa mencoba:
Apa pun posisi yang dipilih, jangan pernah meninggalkan bayi sendirian saat tummy time.
Kalau tummy time terasa seperti “perang”, tidak ada yang menikmati, baik bayi maupun orang tua. Beberapa penyesuaian sederhana bisa sangat membantu.
Daripada duduk di atas dan melihat dari jauh, cobalah berbaring sehingga wajah Anda tepat di depan wajah bayi. Tatap mata bayi, senyum, buat ekspresi lucu. Wajah orang tua biasanya jauh lebih menarik bagi bayi daripada mainan apa pun.
Kehadiran Anda adalah hiburan utama.
Tidak perlu banyak barang. Beberapa ide:
Letakkan mainan cukup dekat dengan wajah bayi, jangan terlalu jauh. Gerakkan perlahan dari kiri ke kanan agar bayi bisa belajar mengikuti dengan pandangan.
Suara Anda sangat menenangkan untuk bayi. Bisa:
Selain mengisi waktu, ini juga membantu stimulasi bahasa bayi sejak dini.
Terutama di awal, utamakan kualitas dibanding lamanya durasi. Tummy time 2 menit dengan bayi tenang jauh lebih bermanfaat daripada 10 menit tapi bayi menangis terus.
Usahakan mengakhiri sesi dalam suasana positif. Kalau mulai rewel, boleh langsung diangkat, dipeluk, diajak tenang dulu. Artinya Anda peka membaca sinyal bayi.
Banyak bayi yang protes waktu pertama kali tengkurap. Anda tidak melakukan kesalahan.
Kalau bayi menangis atau terlihat sangat tidak suka saat tummy time:
Mulai dari tummy time di dada ibu atau ayah
Sebagian besar bayi lebih nyaman tengkurap di dada orang tua dibanding di lantai. Terasa lebih aman dan hangat.
Buat sesinya sangat singkat
Cukup 30 detik sampai 1 menit, lalu gendong. Lama-lama bisa ditambah beberapa detik setiap kali, sesuai toleransi bayi.
Pilih waktu yang pas
Coba tummy time setelah tidur siang yang cukup dan setelah menyusu tapi tidak terlalu penuh, bukan saat bayi sangat lapar, sangat mengantuk, atau overstimulasi.
Tambahkan gerakan lembut
Goyang pelan kaki Anda saat bayi tengkurap di pangkuan, atau ayun lembut (dengan pegangan sangat aman) jika menggunakan gym ball khusus bayi. Kadang gerakan ritmis membuat bayi lebih tenang.
Ubah alas atau permukaan
Ada bayi yang lebih suka permukaan agak keras, ada yang suka lebih empuk. Coba beberapa: playmat, selimut dilipat, bed cover, atau alas dengan tekstur berbeda.
Yang paling penting, jangan memaksa. Kalau bayi benar-benar sangat rewel, segera gendong, peluk, tenangkan. Coba lagi nanti dengan posisi lain atau durasi yang lebih pendek.
Anda tidak gagal hanya karena bayi menangis saat tummy time. Ini proses belajar bersama.
Ada beberapa kondisi ketika tummy time sebaiknya ditunda dulu:
Segera setelah menyusu
Tengkurap rata setelah minum bisa membuat bayi tidak nyaman dan memperbesar kemungkinan gumoh. Beri jeda waktu setelah menyusu sebelum mulai tummy time.
Saat bayi sangat mengantuk atau sangat lapar
Di kondisi ini, bayi tidak punya cukup tenaga dan kesabaran untuk „olah raga“ kecil.
Bila bayi sedang sakit atau demam tinggi
Fokus ke kenyamanan saja, ikuti saran dokter anak atau layanan kesehatan setempat.
Kalau bayi punya kondisi medis tertentu, misalnya masalah jantung bawaan, reflux berat, gangguan tonus otot, atau sedang dalam pemantauan khusus, diskusikan dengan dokter anak atau fisioterapis anak tentang cara tummy time yang aman untuk kondisinya.
Tummy time sangat bermanfaat. Kegiatan ini membantu perkembangan kekuatan otot, motorik, dan tummy time mencegah kepala datar. Selain itu, tummy time bisa jadi cara hangat untuk membangun bonding dengan bayi dan sedikit lebih menikmati masa newborn yang sering terasa melelahkan.
Namun tummy time bukan ujian yang menentukan Anda orang tua baik atau tidak.
Akan ada hari-hari ketika Anda berhasil memenuhi target 2 sampai 3 sesi tummy time. Akan ada juga hari yang berlalu begitu saja dengan menyusu, ganti popok, dan menidurkan bayi, lalu tiba-tiba sudah malam dan Anda baru ingat tummy time belum sempat sama sekali. Itu dialami banyak orang tua.
Yang penting:
Kalau Anda terus menawarkan kesempatan tummy time, pelan-pelan bayi akan makin kuat. Tiba-tiba suatu hari Anda melihat ia sudah mantap menumpu di kedua lengan, atau berguling sendiri dari tengkurap ke telentang, dan Anda akan terpikir: „Kok bisa ya, kapan kamu belajar semua ini?“
Itulah „keajaiban kecil“ dari tummy time.